SERAT KARYA
Tuhan,
jika hari ini langkahku terasa berat,
jika jalan di depan mata begitu gelap,
jangan biarkan aku mengira bahwa hidup telah selesai
hanya karena aku belum melihat ujung dari perjalanan ini.
Aku titipkan segala lelah kepada-Mu,
segala kecewa yang tak mampu kuceritakan,
segala harapan yang masih kusimpan dalam diam,
dan segala impian yang hampir membuatku menyerah.
Aku tahu,
tak semua yang kuinginkan harus menjadi milikku,
tak semua pintu yang kutukukkan harus terbuka,
sebab mungkin Engkau sedang mengajarkanku
bahwa jalan terbaik tidak selalu jalan yang mudah.
Jika takdir membawaku ke arah yang berbeda,
berikan aku hati yang cukup kuat untuk menerimanya.
Jika sesuatu harus pergi dari hidupku,
ajari aku untuk percaya bahwa kehilangan pun
bisa menjadi cara-Mu menyelamatkanku.
Aku tidak ingin kalah oleh keadaan, Tuhan.
Aku tidak ingin menyerah hanya karena berkali-kali jatuh.
Biarkan air mata menjadi saksi
bahwa aku pernah hampir runtuh,
namun memilih berdiri lagi karena percaya kepada-Mu.
Sebab aku percaya,
takdir bukan alasan untuk berhenti berjuang.
Takdir adalah jalan yang belum selesai kutempuh,
sementara tugasku adalah terus melangkah,
berusaha, berdoa, dan percaya.
Maka bila hari ini belum menjadi hari yang baik,
beri aku kesabaran untuk menunggunya.
Bila esok masih penuh ketidakpastian,
beri aku keberanian untuk menjalaninya.
Dan bila suatu hari aku sampai
pada tempat yang selama ini Engkau persiapkan,
semoga aku menoleh ke belakang
dan tersenyum menyadari.
ternyata semua luka, kehilangan, penantian,
dan jalan yang pernah membuatku ingin menyerah,
adalah cara Tuhan membawaku
kepada hidup yang seharusnya.
(G)

1 Komentar
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus