Breaking News

Wali Kota Cimahi Pastikan Daya Tampung Sekolah Aman, Seluruh Anak Dijamin Bisa Bersekolah

KOTA CIMAHI — Wali Kota Ngatiyana menegaskan Kota Cimahi siap menghadapi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027. Pemerintah memastikan kapasitas sekolah yang tersedia mampu menampung seluruh calon murid baru, baik di jenjang sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.

Menurut Ngatiyana, tingginya kepadatan penduduk di Kota Cimahi tidak menjadi hambatan dalam pemenuhan akses pendidikan. Ia memastikan ketersediaan kursi sekolah dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Tidak perlu ada kekhawatiran kekurangan kuota. Secara kapasitas, Kota Cimahi siap menerima calon murid baru,” tegas Ngatiyana, Senin (5/5/2026).

Berdasarkan data Pemerintah Kota Cimahi, daya tampung untuk jenjang Sekolah Dasar mencapai 9.742 siswa. Jumlah tersebut tersebar di SD negeri, SD swasta, hingga Madrasah Ibtidaiyah (MI) swasta di seluruh wilayah kota.

Sementara itu, estimasi calon murid baru yang akan masuk pada tahun ajaran mendatang diperkirakan sebanyak 9.740 siswa, baik dari dalam maupun luar daerah. Dengan demikian, kebutuhan dan ketersediaan kursi di tingkat SD dinilai hampir sepenuhnya seimbang.

Untuk jenjang SMP dan sederajat, kondisi daya tampung bahkan lebih longgar. Pemerintah mencatat kapasitas sekolah mencapai 11.284 siswa, sedangkan jumlah calon murid baru diperkirakan berada di angka 10.523 siswa.

“Secara angka, Kota Cimahi sangat mampu menampung calon murid baru tahun ajaran mendatang. Tidak ada alasan anak Cimahi tidak bersekolah,” ujarnya.

Secara keseluruhan, total daya tampung gabungan jenjang SD dan SMP di Kota Cimahi mencapai 21.026 kursi. Pemerintah menilai angka tersebut cukup kuat untuk memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan secara merata.

Ngatiyana juga meminta agar data kapasitas sekolah segera disosialisasikan secara luas kepada masyarakat guna mencegah kepanikan saat proses pendaftaran SPMB dimulai. Menurutnya, keresahan masyarakat sering kali dipicu minimnya informasi yang akurat terkait kuota sekolah.

Selain memastikan kesiapan daya tampung, Pemkot Cimahi juga menegaskan komitmennya menjaga integritas pelaksanaan SPMB. Seluruh panitia dan penyelenggara diminta menjalankan proses penerimaan siswa secara transparan, adil, dan bebas dari praktik diskriminasi.

“Jangan ada permainan, jangan ada diskriminasi. Hak pendidikan setiap anak harus dijamin dan dipenuhi,” tandasnya. (Harry)

Iklan

Type and hit Enter to search

Close